Tidak tahu apa itu IoT? Panduan Lengkap tentang Internet of Things

Thursday , 30, January 2025 Leave a comment

Internet of Things atau IoT adalah sistem tempat objek fisik terhubung ke internet dan dapat mengumpulkan data, membagikan data tersebut, atau menindaklanjutinya. Benda-benda ini dapat mengumpulkan berbagai jenis informasi–biotelemetri dan detail lingkungan hanyalah beberapa contoh. Baca di sini!

Bagaimana Internet of Things (IoT) Bekerja?

Pada dasarnya, IoT memanfaatkan perangkat yang terhubung ke internet yang membawa prosesor kecil dan menggunakan pembelajaran mesin untuk menangani data dari berbagai sensor. Jangkauan perangkat IoT sangat luas dan mencakup semuanya mulai dari pelacak kebugaran hingga kendaraan gudang pintar dan monitor penyimpanan dingin.

Apa Saja Contoh Perangkat IoT?

Dalam hal perangkat IoT, jam tangan pintar mungkin yang paling terkenal. Pada dasarnya, objek apa pun yang dapat terhubung dengan internet dan melakukan pertukaran data adalah perangkat IoT, ia hanya menambahkan kecerdasan pada struktur objek dan membuatnya lebih praktis. Artinya, perangkat pintar dapat memperoleh musik langsung dari platform daring, tanpa perlu menyediakan penyimpanan internal dalam jumlah besar dan mengakses perpustakaan musik yang luas melalui peralatan lain seperti telepon pintar.

Konektivitas ini memungkinkan individu dan bisnis untuk memanfaatkan pemahaman dan kendali yang lebih mendalam terhadap lingkungan yang sebelumnya tidak terhubung dengan jaringan. Terhubung dengan lingkungan mereka, baik individu maupun perusahaan dapat menyelesaikan tugas yang lebih kompleks dan berdampak dengan lebih mudah.

IoT Memperluas Cakrawalanya

Internet of Things sebagai sebuah konsep terus berkembang, dengan jumlah perangkat yang terhubung kini melebihi pengguna internet. Menurut perusahaan riset pasar IDC, diperkirakan akan ada 41 miliar perangkat IoT yang terpasang di seluruh dunia pada tahun 2025, didorong di satu sisi oleh meningkatnya otomatisasi industri dan di sisi lain tren teknologi rumah pintar.

Fungsi Utama Teknologi IoT

Fungsi inti teknologi IoT dapat dibagi menjadi beberapa area:

Pengumpulan dan Transmisi Data: Berbagai sensor–seperti untuk gerakan, kualitas udara, kehangatan, tingkat cahaya, dan kelembapan–secara otomatis mengumpulkan informasi lingkungan yang berharga, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat.

Pemrosesan dan Respons Data: Perangkat IoT tidak hanya mengumpulkan data: perangkat ini juga dapat bertindak berdasarkan informasi ini. Mobil yang membuka kunci sendiri setelah konfirmasi dari kunci fob Anda? Itulah contoh umum cara kerja gadget IoT. Dengan IoT, pengaturan yang paling berhasil terjadi saat perangkat dapat memberikan dan menerima data, lalu menggunakan apa yang ditemukannya untuk memecahkan masalah.

Fungsionalitas Data Terintegrasi: Situasi IoT terbaik terjadi saat pengumpulan data dan tindakan selanjutnya digabungkan untuk membentuk satu kesatuan yang mulus. Di bidang pertanian, misalnya, kelembapan tanah dapat dipantau oleh sensor yang kemudian memberi tahu petani secara langsung tentang kebutuhan penyiraman.

Manfaat Teknologi IoT

Keunggulan IoT terletak pada pengiriman instan dan aksesibilitas informasi yang dibawanya. Hal ini membuat proses lebih efisien dan menyederhanakan prosesnya.

Kesimpulan

Lihatlah sistem pertanian otomatis yang disesuaikan menurut kondisi yang muncul seperti tanah atau cuaca. Dalam hal ini, pengawasan manusia dapat dihilangkan sepenuhnya. Fleksibilitas tersebut menunjukkan potensi kekuatan transformatif yang dapat dibawa IoT ke berbagai bidang.

Please give us your valuable comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *